Tentang Berita
Hasil Ujian PMB Rekap Pendaftar
Nilai Online Autodebet

Studium Generale Prodi Perencanaan Wilayah Dan Kota Unikom

 
Studium Generale Prodi Perencanaan Wilayah Dan Kota Unikom
Jumat, 08/12/17 | 22:32 WIB

BANDUNG, UNIKOM- Menggandeng salah satu leading institution di Indonesia yakni Resillence Development Initiative (RDI), Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Unikom sukses menggelar kegiatan Studium Generale atau Kuliah Umum bertajuk “Rural Anthropology: The Importance of The Local Perspective”. Bertempat di Ruang L.018 Smart Building Unikom, kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (5/12) pukul 10.00 WIB dengan jumlah ± 120 peserta dari Prodi PWK dan berbagai prodi lainnya di lingkungan Unikom.

Pelaksanaan studium generale yang dipandu oleh Selfa Septiani Aulia, S.T.,M.T sebagai moderator, menghadirkan salah satu researcher RDI yakni Thomas Guy Lovett, BA., MA. Beliau merupakan seorang peneliti aktif yang telah banyak melakukan penelitian lapangan di bidang antropologi dalam rangka memperbaiki lingkungan masyarakat setempat terutama di wilayah hutan dan pedesaan.

Melalui kesempatan tersebut, lulusan program master Leiden University Netherland pun membagikan informasi berkenaan dengan tesis yang telah dikerjakannya, mulai dari pembahasan umum seperti relativisme budaya, arti penting antropologi, dan ruang lingkup antropologi, hingga materi yang lebih spesifik mengenai ‘Biodigister di Bandung’. Biodigister sendiri merupakan mesin pengurai sampah yang bisa merubahnya menjadi gas atau pupuk, sehingga sampah tidak lagi menjadi sebuah persoalan tetapi solusi yang bernilai ekonomis.

Namun, fakta di lapangan bahwa keberadaan biodigister yang juga menjadi program pemerintah Kota Bandung melalui Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan, mengalami sejumlah kendala mulai dari faktor lokasi, jenis sampah, dan sistem pengelolaan serta pemeliharaannya. Sehingga, Thomas pun mengajak para mahasiswa Unikom untuk bersama-sama memikirkan solusi terbaik agar program biodigister di Kota Bandung bisa terealisasikan sesuai harapan. Menurut Sdr. Adrian, perwakilan RDI yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa salah satu poin utamanya yakni memahami konteks perspektif lokal serta membangun kolaborasi dan sinergitas dari seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.

Mengenai RDI sendiri merupakan lembaga riset di bidang suistainable development yang memberikan kontribusi pada pengetahuan tentang studi penelitian pengembangan dan ketahanan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa terkait pentingnya pembangunan berkelanjutan dengan memahami lokal konteks dan sistem sosial. (Direktorat Hms & Pro)